Untold Story, Bung Karno

Untold Story, Bung Karno

Penyambung Lidah Rakyat Indonesia

by Cindy Adams

268 pages· 2016

Browse books you can read free on Readfeed

No club is reading this yet — be the first to start one

1 reader has this book on their Readfeed shelves

Start a club free
About
Sekali Lagi: Bukan ”Jangan Banyak Bicara, Bekerjalah.” tetapi ”Banyak Bicara, Banyak Bekerja!” (Bung Karno “Fikiran Rakyat”, 1933) Daftar isi sudah tercover di google play book memudahkan membaca dan mencari cepat. Kemudian aku membaca Al Quran. Setelah meneguk pikiran-pikiran Nabi Muhammad Saw. aku tidak lagi mencari-cari buku sosiologi untuk memperoleh jawaban atas bagaimana dan mengapa segala-galanya ini terjadi. Aku memperoleh seluruh jawabannya dalam ucapan-ucapan Nabi. Dan aku sangat puas. (Sukarno di Penjara Sukamiskin Bandung 1930) Cindy Adams menuturkan otobiografi sang penyambung lidah rakyat dengan cara yang membuat pembaca merasa dekat dengan Bung Karno. Apa makanan kesukaannya, bagaimana saat kanak-kanak dia merasa "kecil" karena gunjingan orang-orang di lingkungannya, bagaimana dia jatuh cinta dengan istrinya. Bagaimana dia harus berbagi ruang yang hanya tersekat sebilah papan hingga derit-derit kasur tidur tertangkap indra pendengaran di kala malam, Bagaimana perasaannya saat dikaruniai seorang anak. "MASA kanak-kanakku tidak berbeda dengan David Copperfield. Aku dilahirkan di tengah-tengah kemiskinan dan dibesarkan dalam kemiskinan. Aku tidak mempunyai sepatu. Aku mandi tidak dalam air yang keluar dari kran. Aku tidak mengenal sendok dan garpu." (Bab Bung Karno Putra sang Fajar) Buku ini merangkum perjalanan hidup Bung Karno: dari masa kecilnya sebagai Kusno, kehidupannya remajanya menuntut ilmu di Technisce Hoogeschool Bandung, pertemuannya dengan Inggit Ganarsih, pidato-pidato politiknya, pandangan Marhaenismenya, serta perjuangannya tanpa henti untuk kemerdekaan bangsanya, Indonesia. Tahukah asal usul nama gedung Sarinah adalah nama pengasuhnya di masa kecil. Asal usul Nama Marhenisme Kemudian aku menanyakan nama petani muda itu. Ia menyebut namanya. “Marhaen.” Marhaen adalah nama yang biasa seperti Smith dan Jones. Disaat itu sinar ilham menggenangi otakku. Aku akan memakai nama itu untuk menamai semua orang Indonesia bernasib malang seperti itu! Semenjak itu kunamakan rakyatku rakyat Marhaen.

Discuss Untold Story, Bung Karno with other readers

Join or start a book club for Untold Story, Bung Karno on Readfeed. Live chat, shared reading progress, and AI discussion questions — free to get started.

Frequently asked questions

How do I join a book club for Untold Story, Bung Karno?

Sign up free on Readfeed, then browse public clubs or start your own club with Untold Story, Bung Karno as the current read. Invite friends with a share link and discuss together with live chat and AI discussion questions.

Can I discuss Untold Story, Bung Karno with other readers online?

Yes. Readfeed book clubs let you chat live, share progress, and join discussions about Untold Story, Bung Karno with readers worldwide — whether your club is virtual, in-person, or hybrid.

Is Readfeed free?

Yes. Creating an account and joining book clubs is free. Sign up to find readers who love the same books and start discussing today.